My Two Family in School

My Two Family in School

Minggu, 22 Agustus 2010

Prettiest Friend

Tahukah kamu,

betapa bahagianya aku ketika melihat sosokmu di kejauhan?


Tahukah kamu,

setiap kamu tertawa, aku kadang berbalik dan tersenyum bahagia?


Tahukah kamu,

Betapa berartinya setiap detik yang kamu habiskan bersamaku?


Tahukah kamu,

hanya dengan melihat senyummu, sedih,susah, marah, dan resah hilang dari hatiku?


Dan tahukah kamu,

Ketika kamu berbicara dengan orang-orang itu, aku terdiam di sudut, mencoba menghibur diri sendiri?

Mungkin kamu pikir ini hanya bualan belaka

Hanya kata-kata yang terucap

Tanpa pembuktian yang berarti


Lalu,

Kamu pasti tak tahu,

Aku yang selalu melihat jam ketika kita bersama.

Berharap agar waktu berhenti berjalan


Tak mungkin kamu tahu,

setiap kali kamu bersikap manis,

aku pergi ke kamar

dan melihat cermin

layaknya berkata "Patutkah aku menyukainya?"


Dan Kamu tak mungkin tahu,

Betapa takutnya aku kehilanganmu

karena orang-orang disekitarmu

Pertemanan ini sudah lama kita jalin

Sebagai teman

Mungkin sahabat


Namun, Tak satu celahpun kutemukan

Kini tak kuragukan lagi

Ku makin mencintaimu


Percayalah,

Apapun yang kamu hadapi,

Apapun yang membahayakanmu

Apapun yang meresahkan hatimu

Akan kulindungi kamu dari semua itu!

Aku Berjanji!

Tak akan kubiarkan Sampah Dunia ini menyakitimu

Tak akan kubiarkan kamu menangis sedih sendiri karena seseorang


Hingga kini,

Aku berharap suatu saat nanti

AKU dapat membuatmu meneteskan air mata

Bukan karena kesedihan, melainkan bahagia.

Aku kan menjagamu dengan segenap jiwaku

Sebagai orang yang kucinta

Sebagai orang yang kusuka

Sebagai Sahabat

I wrote this for my prettiest friend, truthly, from the bottom of my heart~~~

3 komentar:

  1. yang penting dari hati.. karena bahasanya ga puitis..

    haha kalo lu minta yang puisi gw bikin dah.. ahelah..

    BalasHapus