
Dua buah mutiara
Sempurna di wajah
Cantik nan jelita
Ribuan helai sutra
Tebal dan indah
Kecantikan yang sempurna
Kau tertawa riang
Tersenyum senang
Menutupi hati yang gelisah
Menutupi hati yang gundah
Kau tersenyum
Di mataku kau merenung
Kau tertawa
Di mataku kau duka
Bulan demi bulan
Kau mencoba melawan
Dunia yang penuh cobaan
Dunia yang penuh siksaan
Aku tahu yang kau alami
Namun sedikit yang dapat kuberi
hanya senyuman dan berkata
"Engkau pasti bisa"
Tak ingin kulihat kau jatuh
Tak akan kubiarkan kau terjatuh
Ku akan berada di sisimu selamanya
Ku akan berada di sisimu melalui semua
Meski ku tahu Aku tidak sempurna
Meski ku tahu Aku bukan siapa-siapa
Hanya lelaki biasa
Yang bahkan tak mampu
Menahan tetes air mata
Seorang wanita
Namun,
Tanpa dirimu,
apalah artinya diriku
Tanpamu disisiku
Apalah artinya hidupku
Wahai Cahaya hidupku
tetaplah bersinar terang
Membuat hati menjadi riang
Wahai matahariku
Teruslah tersenyum
Menghangatkan hati yang sendu
Wahai cintaku
Ku akan menjagamu
Selama aku mampu
Meski kau bukan milikku
Senyuman indah itu
Akan kujaga selamanya
Melalui sedih dan susah
Meski dunia tak bersedia
Sempurna di wajah
Cantik nan jelita
Ribuan helai sutra
Tebal dan indah
Kecantikan yang sempurna
Kau tertawa riang
Tersenyum senang
Menutupi hati yang gelisah
Menutupi hati yang gundah
Kau tersenyum
Di mataku kau merenung
Kau tertawa
Di mataku kau duka
Bulan demi bulan
Kau mencoba melawan
Dunia yang penuh cobaan
Dunia yang penuh siksaan
Aku tahu yang kau alami
Namun sedikit yang dapat kuberi
hanya senyuman dan berkata
"Engkau pasti bisa"
Tak ingin kulihat kau jatuh
Tak akan kubiarkan kau terjatuh
Ku akan berada di sisimu selamanya
Ku akan berada di sisimu melalui semua
Meski ku tahu Aku tidak sempurna
Meski ku tahu Aku bukan siapa-siapa
Hanya lelaki biasa
Yang bahkan tak mampu
Menahan tetes air mata
Seorang wanita
Namun,
Tanpa dirimu,
apalah artinya diriku
Tanpamu disisiku
Apalah artinya hidupku
Wahai Cahaya hidupku
tetaplah bersinar terang
Membuat hati menjadi riang
Wahai matahariku
Teruslah tersenyum
Menghangatkan hati yang sendu
Wahai cintaku
Ku akan menjagamu
Selama aku mampu
Meski kau bukan milikku
Senyuman indah itu
Akan kujaga selamanya
Melalui sedih dan susah
Meski dunia tak bersedia
S-s-s-sakit perut bacanya...
BalasHapuskok?? kok???
BalasHapuspas liat foto mawar merah keujanan hal pertama yang terpikirkan oleh gue . . .
BalasHapus" Pria menyedihkan .. kayak duda tau gak ?? "
*faiz ketawa*
Karena... karena ga bisa berkata apa-apa lagi... mungkin karena bagus kali ya...
BalasHapus@Nurul: Faiz? Kenapa Faiz? Hng kayak soal UTSnya Pak Zul dong, ada Duda Keren-nya... =___=
KENAPA DUDA DAH?? APA HUBUNGANNYA??
BalasHapusDuda keren dan janda Cantik.
soalnya aku ngeliatnya di lab komputer shaq , trus sebelahku lagi ada faiz . . . pas aku ngmg bgtu faiz lgsg ketawa ... = ="
BalasHapusga ngerti lu ngomongin apa rul...
BalasHapus